Wednesday, October 17, 2018

, , , ,

4 Tempat Wisata yang Harus Dikunjungi di Samarinda


List wisata yang belum kesampaian masih panjang, sedang waktu menuju tua terus mendekat. Mau tahu wilayah mana lagi yang kutulis dalam memori otakku dan ingin kurealisasikan? Salah satunya adalah Samarinda. Mungkin buat sebagian orang terasa mimpi yang sederhana, ya memang sederhana tapi sangat membuat bahagia apabila aku bisa menginjakkan kaki kembali di Kalimantan Timur.
Eh iya kenapa aku ngotot banget mau ke Samarinda, Kalimantan Timur? Karena aku masih sangat terpesona dengan alamnya Kalimantan Timur, soalnya dulu pernah main ke Derawan dan sekitarnya. Dan itu bakal bikin kita setingkat lebih cool dan pas banget buat menghilangkan penat dengan aktivitas kota.
Empat tempat yang udah jelas tergambar diingatanku, yakni:

Wisata Sungai Mahakam


Sumber gambar: travel.detik.com

Sungai Mahakam baru kukunjungi secara fiksi di pelajaran waktu sekolah. Aku penasaran karena nama sungai ini sering kudengar juga dari pembicaraan banyak orang. Aliran sungai Mahakam mencakup sebagian besar wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Barat, dan juga Kota Samarinda. Sungai besar ini dijadikan masyarakat sekitar sebagai alternatif transportasi umum yaitu berupa kapal yang berfungsi mengangkut penumpang, barang dan hasil bumi.
Dari foto-foto yang kulihat di Instagram ataupun google, Sungai Mahakam ini tampak manis dan romantis saat malam. Kan asik tuh santai menikmati malam di pinggiran sungai sambil menikmati aneka kuliner di sekitar Mahakam.

Mesjid Islamic Center Samarinda


Sumber foto: www.nias-bangkit.com

Mengunjungi mesjid Islamic Center Samarinda yang megah adalah salah satu tujuan wisataku saat di Samarinda. Ingin merasakan indahnya ibadah di mesjid ini. Banyak teman IG yang kalau main ke Samarinda pasti mampir ke mesjid ini. Apa sih yang unik dari mesjid Islamic Center Samarinda ini? Coba kita lihat dari segi arsitekturnya yang khas dan terinspirasi dari Hagia Sophia di Turki. Menurutku wisata religi ke sini adalah pilihan yang tepat terutama buat orang seperti aku yang ingin banget main ke Hagia Sophia tapi belum kesampaian.
Selain itu untuk dari konsep bangunan mesjid sendiri sepertinya sudah sangat dipikirkan maknanya. Seperti misalnya ada menara utama di mesjid Islamic Center Samarinda dengan ketinggian 99 meter yang artinya melambangkan asmaul husna. Bangunan masjid ini memiliki 3 lantai dengan jumlah total anak tangga sebanyak 33 buah, ini terinspirasi pula dari jumlah butiran tasbih.

Kampung Tenun Samarinda


Sumber foto: phinemo.com

Indonesia terkenal dengan ragam budayanya, maka gak ada salahnya sebagai anak negeri kita ikut melesetarikan serta mencintai kebudayaan yang ada. Salah satunya bisa dengan menjadi Travel Blogger Budaya yang nantinya dari hasil kunjungan wisata budaya tersebut bisa ditulus di blog masing-masing. Karena aku yakin, peran Blogger ini sangat penting untuk mengupdate segala hal di pencarian Google.
Nah karena itu aku juga sangat tertarik untuk menambah wawasan nusantara dengan cara wisata budaya ke Kampung Tenun Samarinda. Kalau bisa sampai kampung ini pasti tulisan yang akan terposting di blogku bakal lebih mendalam tentang kerajinan tenun Samarinda. Berharap bisa dibaca banyak orang terlebih negara lain. Sehingga secara tak langsung aku ikut melestarikan kebudayaan Indonesia melalui tulisan. Ah, semoga suatu hari bisa sampai ke Kampung Tenin Samarinda.

Pulau Beras Basah


Sumber foto: ksmtour.com

Unik bukan nama pulau ini? Hehehe. Aku memang suka dengan wisata alam, terlebih main ke tempat yang beraroma pantai. Setelah kucari di Mbah Google, aku menemukan rekomendasi tempat wisata menarik yang ada di Samarinda yakni Pulau Beras Basah. Pulau ini berada di Bontang, tepatnya kawasan wisata ini berada di selat Makasar.
Pulau Beras Basah ini mempunyai keindahan alam serta warna air yang terbilang biru segar seperti khasnya pantai Timur Indonesia lainnya. Ya, seperti yang sudah kukatakan bahwa aku sangat jatuh cinta dengan air laut Maratua, Sangalaki, Kakaban dan pantai-pantai indah di pinggiran pulau Derawan lainnya.
Asal muasala dari nama Pulau Beras Basah ini konon dahulu ada kapal yang mengangkut muatan beras yang singgah di pulau ini. Karena takut dengan ombak yang besar saat melanjutkan perjalanan, maka mereka menumpahkan sebagian beras ke laut, dan beras itu pun akhirnya basah terkena air laut. Lalu dinamailah pulau tersebut Pulau Beras Basah.
Oke aku sudah mempunyai planning wisata ke Samarinda, aku ajaklah keluarga buat main ke sana. Ayah menyetujui, Beliau bilang punya teman waktu diklat yang tinggal di Samarinda. Jadi nanti bisa mampir main ke rumah teman ayah dan kalau mau pun bisa menginap di rumah tersebut. Tapi adikku mengusulkan agar kami menyewa penginapan saja, karena selain lebih bebas juga gak merepotkan teman Ayah dan keluarganya.
Benar juga sih, dan kuusulkan untuk membooking hotel. Gak harus hotel yang mahal, yang penting nyaman pun sudah cukup bagi kami. Mulai deh kujelajahi internet, kucari disemua situs dan sampai akhirnya kuputuskan untuk membooking di salah satu hotel traveloka. Kalau aku coba bandingkan harga booking hotel dari berbagai situs ternyata di traveloka ini harganya relatif murah, proses pemesanan tiket tidak ribet, pembayaran mudah, cepat dan dengan pilihan hotel yang lengkap di Indonesia bahkan seluruh dunia.

Untuk yang belum pernah booking hotel di traveloka, berikut langkah-langkahnya:
  • Masuk ke aplikasi traveloka lewat android atau masuk ke situs web traveloka dengan komputer atau leptop.

  • setelah itu klik menu hotel untuk memulai booking hotel.
  • Di dalam aplikasi atau website traveloka ada fitur search yang bisa kalian isi dengan nama kota, hotel ataupun tempat yang kamu tuju untuk menyewa hotel.
  • Nah kebetulan tujuan wisata yang kuimpikan ke Samarinda, Kalimantan Timur. Tinggal search aja deh hotel-hotel yang ada di Samarinda.


  • Setelah itu pilih hotel yang mau kamu booking, lalu klik menu book now dan pilih kamar sesuai keinginan.


  • Setelah itu isi data-data informasi yang dibutuhkan. Lalu klik continue to review.


  • Lanjutkan sampai ke tahap pembayaran dan pilih metode pembayaran. Bisa menggunakan kartu kredit, ATM, transfer dan lain-lain. Aku memilih metode pembayaran via transfer.

  •  Lalu cek email untuk melihat detail info booking hotel dan segera lakukan pembayaran.

  • Setelah itu konfirmasi bahwa kamu sudah melakukan pembayaran dengan klik pada bacaan I Have Completed Payment.


  •  Nanti kamu akan mendapatkan email berupa voucer hotel yang berisi informasi mengenai waktu chek-in, tipe kamar, jumlah kamar, fasilitas dan waktu chek-out.

Saatnya menikmati waktu santai di hotel yang telah dibooking di traveloka, rasanya gak sabar untuk segera ke Samarinda. Kalau kalian ada rencana liburan dan menginap di hotel apa? Silahkan mencoba layanan booking hotel di traveloka dan dapatkan benefitnya seperti yang sudah kuuraikan sebelumnya. Nikmati Alam, Nikmati dengan rasa syukur dan nikmati kemudahan booking hotel di traveloka.
Continue reading 4 Tempat Wisata yang Harus Dikunjungi di Samarinda

Sunday, October 7, 2018

, , ,

Investasi Tepat Saat Saham Mayora Mengalami Stock Split

Sumber gambar: Mayora.com


Siapa yang tak kenal dengan makanan ringan bernama Beng-beng? Iya, wafer berbalut cokelat yang sangat nikmat ini pun menjadi makan ringan favoritku. Karena sudah terlalu sering melahap Beng-beng, aku sampai hapal atau bahkan memperhatikan kemasan wafer cokelat seribu umat ini, ternyata diproduksi oleh PT Mayora  Indah Tbk.

Kok tiba-tiba bahas tentang Beng-beng? Yups, sebenarnya ini hanya intro karena secara khusus aku ingin membahas tentang prospek investasi saham Mayora Indah Tbk yang masih diburu para investor baik luar maupun dalam negeri. Apalagi saat ini saham tersebut mengalami Stock Split atau yang lebih mudah dimengertinya adalah sebuah aksi pemecahan nilai nominal saham.

Saham Mayora Tbk mengalami stock split hingga 1:25, dengan tujuan membuka kesempatan kepada investor lokal secara ritail untuk bergabung menjadi bagian pemegang saham Mayora Indah Tbk. Menurutku hal ini adalah kesempatan yang baik, jadi dengan kata lain member kesempatan masyarakat Indonesia dalam berbisnis dengan tidak terlalu memberatkan dalam segi modal.

Menurut Merlissa Trisno selaku Analis CLSA Securities Indonesia, Mayora Indah Tbk sudah tepat mengadakan Stock Split karena dapat meningkatnya para pemodal ritail. Ia juga mengatakan kepada Investor Daily bahwa saat ini adalah waktu yang tepat bagi para perseroan untuk melaksanakan Stock Split karena harga saham sudah naik 20 % dalam tiga bulan terakhir.

Menurut pengamatanku jika ada di antara kita yang tertarik untuk menjadi salah satu investor di Mayora Indah Tbk, mungkin lebih banyak keuntungan yang nantinya kita dapatkan. Karena apa? Karena Perusahaan Mayora Indah Tbk sendiri mampu merealisasikan daya beli dari produk yang mereka hasilkan.

Mayora Indah Tbk dapat bersaing menjadi Top Brand yang menjadi kunci penjualan mereka sendiri. Mayora Indah Tbk bisa menghasilkan omset hingga kurang lebih dua puluh triliunan. Menurut Corporate Secretary Mayora Indah, target pendapatan tahun 2018 tidak akan turun, makanya nilai penjualan produk mereka akan selalu naik. Wow, menggiurkan bukan? Adakah dari pembaca yang tertarik menjadi investor ritail di PT Mayora Indah Tbk?

Continue reading Investasi Tepat Saat Saham Mayora Mengalami Stock Split

Monday, September 24, 2018

Pahawang Kecil Sebagian Milik Asing? Kamu Harus Baca




Assalamualaikum, gimana weekend kali ini? Gak kerasa ya udah masuk hari kerja aja. Eh tapi harus semangat, cari rejeki biar bisa eksplore Indonesia lebih banyak lagi. Sesuai janji tempo hari kalau aku bakal update tulisan tentang fakta yang jarang orang tahu tentang Pulau Pahawang, tepatnya Pahawang kecil. Cukup menggebu-gebu nih, karena sebelumnya aku masih cari tahu tentang info yang agak sensitif ini ke mereka yang sering ke Pahawang. Kebetulan anaknya teman Mama sering jadi tour guide ke sana dan dia membenarkan kabar itu.


Kapal nelayan yang mengantar pengunjung di Pahawang Kecil

Oke langsung aja, jadi waktu itu aku liburan bareng ASDP Indonesia Ferry untuk mengeksplore Pulau Pahawang yang ada di Lampung Selatan. Nah di salah satu pulau yang kami kunjungi, ada hal menarik yang berhasil memikat aku dan temanku. Letaknya di paling ujung mata kami memandang, berdirilah sebuah bangunan yang khas. Bertambah penasaran lagi ketika tahu gak ada seorang turis saat itu yang singgah ke sana.

Baca juga: Trip Asik ke Pahawang Bareng ASDP Indonesia Ferry

Vila milik orang Prancis yang ada di Pahwang Kecil

Hati kecilku mengatakan untuk pergi ke sana dan tak lama disambut ajakan Lala, teman ngebolangku dari Bogor. Berangkatlah kami berdua menuju bangunan tersebut, namun sebelum langkah kami terlalu jauh menuju tempat itu, kami diperingatkan untuk tidak mendekati vila tersebut. Oh jadi itu vila, terus kenapa kami gak boleh ke sana? Kaya seram amat peringatan si Bapak yang kami perkirakan nelayan di tempat ini.

Kapal nelayan di Pahawang Kecil yang disulap menjadi tempat jualan

“Vila itu punya orang Perancis, Mba. Jadi gak boleh ada yang ke sana!” Penjelasan si Bapak semakin membuat kami mikir.

“Kalau hanya melihat saja masa gak boleh sih Pak? Kami gak akan masuk ke dalamnya kok.” sambut Lala.

“Tetap gak boleh. Begitu pesan yang punya.” Aku pikir si Bapak ini mungkin salah satu penjaga yang tugaskan oleh si orang Perancis.

“Yaudah  ini kan masih jauh banget sama vila, boleh ya kalau kami melihat sampai batas yang gak boleh kami lewati?” Aku tetap bersikukuh ke sana.

“Ya boleh, tapi inget gak boleh lewat pembatas ya Mba!”

Akhirnya sedikit terpuaskan, meski kami tak mengangguk pada kalimat terakhir si Bapak. Foto-foto sebentar karena jujur makin ke ujung pemandangan semakin membius. Sampai kami menemukan papan pemberitahuan yang memperingatkan untuk tidak memasuki kawasan vila si orang Perancis. Oke, kami masih lanjutkan jalan dan tiba-tiba diteriaki oleh si Bapak yang tadi mewanti-wanti kami.
“Mba! Gak boleh melewati batas tali rapia!” suaranya yang cukup keras padahal waktu itu angin pantai yang berhembus cukup kencang dan jarak kami dengannya cukup jauh.


Plang himbauan agar tidak melewati batas berkunjung
Eh serius kami berdua gak lihat ada pembatas, udah diteriakin kaya orang mau maling aja! Hahaha.
“Itu Mba ada tali rapia.” Akhirnya Lala menemukan batas yang si Bapak maksud.


Pembatasan kawasan milik orang Prancis berupa tali rapia di Pahawang Kecil

Dengan berat hati kami kembali menuju rombongan, selama perjalanan kami masih membicarakan perihal vila yang dimiliki orang asing, merasa sedih aja dan berniat untuk menulisnya di Blog.

“Ini harus kita tulis di Blog Mba, aku kok kaya gak terima dan miris ya?” ya, aku setuju denganmu. Rasanya kaya kehilangan barang berharga. Sedih tapi gak tahu mau komentar sama siapa.

Kelestarian tanaman bakau di sini masih sangat baik dan warga Negara lain yang akhirnya memiliki ini
Masalahnya kok bisa gitu Pulau secantik itu dibeli orang luar, ini kan kekayaan negara Indonesia. Punya seluruh rakyat Indonesia, lalu siapa yang punya hak untuk menjual sebagian pulau itu ke orang asing? Pas diteriaki dan sedikit diomelin tadi berasa banget kecewanya.

Dalam hati aku terus ngedumel, “What? Ini Lampung loh, tempat tinggal gue lebih dari dua puluh tahun. Terus sekarang gue nemuin tempat indah di Provinsi gue sendiri dan gak boleh singgah barang sebentar. Oke, salah gue adalah gak punya kekuasaan dan belum kaya raya sehingga gak punya hak buat melarang orang asing membeli pulau ini.”


Pahawang kecil dengan keunikan berupa pasir timbulnya

Bukan, aku bukan iri karena gak bisa beli tempat indah seperti ini. Aku gak masalah misalnya pulau ini milik pribadi, tapi yang punya orang Indonesia dan gak dijual ke orang luar. Entahlah, sulit rasanya menggambarkan isi hati ketika kita berada di sana, lalu diteriaki seperti orang yang dicurigai mencuri padahal itu kekayaan alam negara sendiri. Sedih.

Aku gak tahu udah berapa banyak tempat indah atau kekayaan milik Indonesia yang akhirnya jatuh ke tangan asing. Makanya aku bersyukur banget karena dengan jalan-jalan aku tahu fakta lapangan tanpa pusing dengan berita-berita hoax. Oke, jadi makin semangat nih jadi Travel Blogger.

Aku punya cita-cita ingin sekali membeli kembali pulau-pulau cantik yang telah terjual ke orang asing. Hey! Indonesiaku yang indah ini lama-lama habis kalau terus-terusan tergadai. Baru di Pulau Pahawang Kecil di usir saja aku sedih, gimana terusir dari negara sendiri kalau kitanya hobi menjual aset negara ke Asing? Hayuklah, kita sama-sama jadi smart people seperti yang sering Om Dedi gaungkan. Smart people yang tak hanya memikirkan ego dan nafsu pribadi untuk negara ini.

Kalau kalian pernah menemukan fakta tersembunyi apa nih sehabis pulang traveling? Dan apakah kalian rela pulau-pulau Indonesia sedikit demi sedikit dijual ke orang asing? Yuk, share pengalaman kalian biar banyak orang tahu dan siapa tahu pesannya bisa tersampaikan ke pemerintah.
Continue reading Pahawang Kecil Sebagian Milik Asing? Kamu Harus Baca

Sunday, September 23, 2018

,

Online Terus Tanpa Putus dengan Sewa Modem WiFi Luar Negeri Di Traveloka


Sumber foto: Hipwee.com

Bahas liburan memang gak ada habisnya ya? Bepergian ke luar negeri bersama dengan teman atau keluarga adalah salah satu agenda liburan yang bisa kita lakukan. Bersama-sama menjelajah tempat-tempat wisata dan juga kehidupan lokal yang berbeda dengan yang biasa kita lihat di negeri sendiri bisa jadi pengalaman dan waktu yang menyenangkan untuk mendekatkan hubungan dengan orang terdekat. Bepergian bersama dengan orang lain tidak harus menggunakan biaya yang terlalu besar.

Bagaimana mungkin? Tips dariku untuk menghemat pengeluaran saat jalan-jalan ke tempat wisata yang diimpikan seperti ke luar negeri misalnya, bisa dengan cara mengatur biaya internetan yang akan sangat berguna untuk komunikasi maupun mencari informasi mengenai tujuan negara yang kita tuju. Mudahkan berbagi koneksi internet dengan rombongan Anda menggunakan fitur layanan sewa modem WiFi luar negeri di Traveloka dengan harga yang lebih murah.

Menjelajah tempat asing jadi lebih nyaman

Biasanya kita akan membeli banyak buku yang berisi panduan ketika kita mau traveling ke negara tertentu. Di dalamnya akan ada banyak rekomendasi tempat makan, tempat menginap, rute perjalanan, alat transportasi yang tersedia dan sebagainya. Sekarang, informasi tersebut bisa didapatkan secara lengkap hanya dalam genggaman ponsel saja. Namun tentunya untuk mengakses informasi tersebut dibutuhkan koneksi internet yang bisa disambungkan setiap saat kita membutuhkannya.

Gak kebayang kalau nanti aku ke luar negeri  harus masuk ke kafe lalu memesan minuman dan makanan dengan harga yang mahal hanya untuk mendapatkan koneksi internet. Sedih ya, jangan sampai deh kita susah banget untuk urusan internet di negara orang. Nah, solusinya kita bisa menyewa modem WiFi untuk menjadi penghubung gadget dengan internet saat perjalanan.

Berikut manfaat dari menyewa modem WIFI :

1.      Membuka peta navigasi jadi lebih fleksibel bahkan peta untuk daerah yang belum diunduh sebelumnya.

2.       Cari rekomendasi tempat makan atau tourist spot lebih cepat. Tinggal browsing pesan hotel, tiket transportasi, bahkan tiket masuk objek wisata pun sudah bisa dipesan secara online.

3.            Mengabadikan momen perjalanan dan bisa langsung diunggah ke media sosial.

4.            Melakukan live streaming atau mengunggah vlog untuk konten kanal yang kita miliki.

5.       Melakukan komunikasi dengan keluarga, teman, atau rekan kerja di tanah air bisa dilakukan dengan lebih mudah dan lancar.

6.        Gunakan kamus online untuk menjadi penerjemah kalian ketika berkomunikasi dengan orang lokal.

Cara pesan modem WiFi luar negeri di Traveloka

Traveloka memberikan kemudahan untuk kita dalam merencanakan perjalanan ke luar negeri. Hal-hal yang paling penting dalam perjalanan bisa disiapkan hanya dengan menggunakan satu aplikasi tanpa ribet. Tentunya dengan menggunaka modem WiFi yang sebelumnya sudah kita sewa untuk memastikan konektivitas komunikasi lancara jaya selama kita jauh dari tanah air. Cara untuk sewa modem WiFi dari Traveloka adalah sebagai berikut:

1.         Pilih negara tujuan kemudian tentukan berapa lama kita akan menyewa modem WiFi.

2.        Akan muncul beberapa macam produk yang bisa kita pilih sesuai dengan kebutuhan dan
        budget.

3.       Masukkan tanggal pengambilan modem dan juga masa periode sewa.

4.      Nantinya kalian akan menerima konfirmasi email yang berisi voucher, tunjukkan voucher
       tersebut saat pengambilan modem WiFi di tempat pengambilan yang sudah ditentukan.

5.     Ambil modem sewaan pesanan kalian, bayar deposit dengan uang tunai atau dengan
      menggunakan kartu kredit dan modem pun sudah bisa kita gunakan.

Traveloka memberikan kemudahan untuk perjalanan kita

Dengan adanya layanan sewa modem WiFi, tentunya perjalanan kita bisa jadi lebih mudah. Nantinya kita bisa terhubung dengan internet menggunakan smartphone, tablet, bahkan juga laptop dalam satu waktu yang bersamaan. Kita juga bisa berbagi koneksi internet dengan teman seperjalanan, sehingga mencari informasi yang berhubungan dengan objek wisata tujuan jadi jauh lebih mudah dan cepat.

Dengan begitu, buat kalian yang melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri pun jadi lebih produktif dengan adanya modem WiFi. Kita bisa mengumpulkan materi secara online, mengirimkan dan menerima email, hingga melakukan konferensi online dengan rekan kerja, anggota tim dan juga atasan untuk melaporkan kinerja kita. Sewa modem WiFi dari Traveloka bisa kalian dapatkan layanannya hanya dengan menggunakan satu aplikasi yang sama ketika kalian memesan kamar hotel atau tiket transportasi.


Continue reading Online Terus Tanpa Putus dengan Sewa Modem WiFi Luar Negeri Di Traveloka

Thursday, September 20, 2018

, ,

Tak Harus Ke Luar Negeri, 6 Tempat Wisata Indonesia Ini Mirip dengan yang Ada di Luar Negeri



Weekend atau bahkan liburan panjang merupakan momen yang paling ditunggu oleh masyarakat, sebenarnya bukan tanpa alasan, melainkan mereka memiliki lebih banyak waktu senggang atau free untuk digunakan jalan-jalan bersama dengan teman atau mungkin keluarga. Karena dengan terlalu lama menghabiskan waktu di tepat kerja atau juga di sekolah sering kali membuat pikiran jadi penat, sehingga paling tepat menghabiskannya untuk liburan. Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri jika ada banyak tempat wisata Indonesia yang menarik untuk dikunjungi.

Selain karena pertimbangan biaya atau budget yang cukup mahal, sebenarnya hal lain yang juga menjadi pertimbangan adalah waktu, dimana untuk mencapai wisata luar negeri tentunya butuh waktu lebih lama, jika waktu liburan Anda tak begitu lama, sudah pasti nantinya hal ini hanya akan membuat waktu Anda dalam menghabiskan liburan juga sangat terbatas bukan?Padahal seharusnya waktu senggang dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Tak jarang juga sebenarnya banyak diantara tempat wisata Indonesia yang mirip dengan di luar negeri, seperti beberapa obyek wisata berikut ini, yaitu:


  1. Patung Buddha Tidur, tentunya banyak yang sudah pernah mendengar nama yang satu ini bukan, yaitu sebuah patung Buddha dalam posisi tidur yang berada di kawasan Mojokerjo, Jawa Timur. Sangat mirip dengan patung buddha yang berada di Thailand, namun bedanya yang ada di Wat Pho tersebut dilapisi dengan emas 18 karat, juga ukurannya yang jauh lebih besar.

    Sumber foto: dolenku.blogspot.com

  2. Pasar Apung, di beberapa bagian wilayah Indonesia terdapat sungai besar yang dijadikan sebagai obyek atau kawasan perdagangan, seperti diantaranya yang berada di Banjarmasin, yaitu Sungai Barito yang terbilang besar dan luas banyak dipakai oleh masyarakat untuk melakukan transaksi jual beli, tentunya di atas kapal-kapal kecil mereka. Unik dan tak hanya ada di Indonesia, kegiatan transaksi semacam ii juga ada di kawasan Thailand hingga Vietnam, sehingga tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk melihatnya.

    Sumber foto: ksmtour.com

  3. Simpang Lima Gumul, monumen yang satu ini berada di Kabupaten Kediri, merupakan sebuah Monumen yang diresmikan pada tahun 2008 dan mirip seperti Arc De Triomphe yang ada di Paris, yaitu monumen yang digunakan untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan, juga digunakan untuk menggambarkan revolusi yang terjadi pada masa kekaisaran.

    Sumber foto: tabloidwisata.com

  4. Candi Prambanan, Prambanan adalah salah satu kawasan Candi yang berada di Magelang, Jawa Tengah dengan nilai cerita menarik, Candi ini sudah masuk dalam warisan dunia yang sudah ditetapkan oleh UNESCO. Kawasan Candi ini sangat mirip dengan Angkor Wat yang ada di Kamboja.

    Sumber foto: hipwee.com

  5. Patung Yesus Kristus, di Rio De Jenerio Brazil memang ada sebuah patung Yesus Kristus yang memiliki landmark sangat indah dan juga besar, namun Indonesia juga berhasil membangun yang serupa pada tahun 2015 lalu. Untuk bisa ke sini sepertinya Anda harus melewati sekitar 7777 anak tangga.

    Sumber foto: indonesiakaya.com

  6. Kampung warna-warni, tak perlu datang ke Brazil maupun La Trinidad, Filipina Utara untuk menyaksikan keindahan kampung yang dipoles dengan warna-warni cat, melainkan cukup dengan datang ke beberapa kawasan di Indonesia seperti diantaranya adalah Jodipan; Malang, Kenjeran; Surabaya hingga di Yogyakarta.

    Sumber foto: beriwartacom

Banyak bukan tempat wisata Indonesia yang unik dan mirip dengan luar negeri, namun sayangnya sebagian besar masih menganggap liburan ke luar negeri memberikan pride tersendiri untuk mereka. Persiapan akomodasi terbaiknya dari Lalalaway dengan membaca referensi dari travel blog.


Continue reading Tak Harus Ke Luar Negeri, 6 Tempat Wisata Indonesia Ini Mirip dengan yang Ada di Luar Negeri