Monday, June 19, 2017

Roti Goreng Kopi




Belakangan ini saya merasa bersalah dengan blog sendiri. Kaya manggil-manggil gitu si blog minta diisi. Masa katanya diisi kalau pas ada lomba aja, hehe. Oke lanjut. Jadi kali ini saya mau berbagi resep makanan yang bisa jadi solusi buat bukaan.

“Apa sih? Lebay banget kayaknya, paling juga absurd tuh resep makanan.”
Semoga yang baca gak ada yang berkomentar seperti di atas ya, karena walaupun memang agak sedikit absurd tapi InsyaAllah ini makanan masih bisa dimakan dan halal pastinya. Kalau ada yang bilang “Wah pinter masak ya?” dengan lantang saya akan bilang, “Enggak” karena saya lebih suka makan dan bereksperimen sesuka hati mengkreasikan makanan. Masalah enak atau engga itu urusan belakangan.

Gak jarang ya kita dengar bahwa cewek yang jadi incaran mama mertua adalah cewek yang bisa masak. Dan itu yang harus kalian pegang teguh, yang penting adalah ‘Bisa Masak’, masalah apakah masakan kita nanti seenak restoran atau engga mah urusan nanti dan bonus ketekunan kita belajar masak. Udah ah nanti dikira promosi diri pula sama calon mertua #eeeh.

Jadi bahan-bahannya itu murah meriah banget. Bahan pokoknya adalah roti tawar.

Bahan-bahan.

Karena Emak saya kalo pulang dari kantor sering banget bawa roti tawar dalam jumlah yang cukup banyak, makanya saya terinspirasi mengolahnya menjadi makanan yang agak luar biasa. Mungkin karena harga itu roti murah kali ya, lalu Emak dengan sangat antusias memborongnya. Nah yang uniknya adalah terkadang Emak saya kalau beli roti gak sekalian beli selai, mentega, mesis dan lain-lain. Asli PR banget kan kalo makan roti gak pakai apa-apa, kayanya tuh roti nyangkutnya lebih lama di tenggorokan. Udah cukup kayaknya basa basinya, takut basi duluan ini tulisan. Hahaha.

Tercipta sebuah ide yang biasa aja sih sebenarnya, namanya roti goreng kopi. Mungkin ini bukan resep baru, tapi jujur saya mencoba ini tanpa melihat tutorial alias langsung praktek. Apaan tuh roti goreng kopi? Cekidot!








  • Roti tawar
  • Terigu
  • Gula pasir
  • Kopi bubuk








  • Pertama kita siapkan terlebih dahulu roti tawar. Terserah mau roti tawar bermerek atau yang murah meriah. Pinggiran roti tawarnya pun terserah mau dibuang atau engga.

  • Setelah itu bagi selembar roti tawar menjadi dua bagian. Karena ini memasak dengan prinsip gak pakai ribet, maka bisa sobek roti tawar dengan menggunakan tangan tanpa alat bantu.

  • Selanjutnya kita buat adonan untuk melapisi roti tawar tersebut dengan cara mencampur terigu, air dan bubuk kopi secukupnya.
  • Setelah adonan jadi maka bag atas roti tawar yang telah dibagi dua kita olesi adonan tepung tadi.
  • Selanjutnya tebarkan gula pasir sesukanya di atas bagian roti yang telah diolesi adonan. Guna dari adonan yang dioles sebelum menabur gula adalah agar gula yang menjadi isi utama roti menempel dan gak berantakan.

  • Lalu roti yang telah diisi gula kita tekuk atau lipat.
  • Kalau sudah dilipat dua roti tawar berisi tersebut kita masukkan ke adonan terigu agar roti tersebut terbalut sempurna oleh adonan.


  • Tahapan selanjutnya adalah goreng roti beradonan dengan api sedang. Tunggu sampai roti goreng kopi berwarna kuning kecokelatan.
  • Setelah matang, roti goreng kopi siap untuk disajikan. Yeah! Akhirnya jadi juga roti ala kadarnya.

Saran penyajian #cieleeeh
Sebaiknya disantap saat roti masih hangat, karena roti masih empuk dan gula yang ada di dalamnya berasa meleleh. Kalau begitu ada baiknya buat roti goreng kopinya mendekati waktu berbuka. Oh iya di foto ada roti goreng yang warnanya lebih hitam, sekedar info aja itu hitam karena kadar kopinya terlalu banyak sedangkan yang disebelahnya cuma sedikit. Tapi InsyaAllah dua-duanya tetap maknyus #versi saya pastinya ☺

Oke deh, selamat mencoba dan selamat menikmati menu berbuka puasa baru yang mungkin rasanya agak unik. Hihi.




4 comments:

  1. Waakkk yummyy kayaanyaaa mbak rotinyaaa. . Makasih sharing resepnyaa mbak 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan dicoba Mba, terima kasih jg sudah mampir :-)

      Delete

Silahkan tinggalkan jejak, Teman. Gunakan bahasa yang baik agar silahturahmi dan diskusi kita menyenangkan. Saya pun akan berkunjung balik ke Blog kalian. Tolong untuk tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar. Terima Kasih :-)