Tuesday, July 4, 2017

Latsar Bela Negara BPJS Kesehatan 2017



Pengalaman mengikuti Latsar (Latihan Dasar) bela negara BPJS Kesehatan ini sebenarnya adalah cerita adik saya, karena dia sok sibuk #eeh… Jadilah saya sebagai kakaknya yang merangkum cerita serunya. Maklum, dia memang sibuk dengan tanggung jawab kerjaannya untuk melayani masyarakat, apalagi setelah Latsar.

Jadi awal mula cerita ini ketika ada pengumuman loker BPJS Kesehatan, adik saya maju mendaftar karena waktu itu kebetulan yang dibutuhkan cuma perawat. Saya yang kuliahnya di jurusan berbau komputer terpaksa mundur perlahan dan gak ikutan nyerahin lamaran, hiks.

Setelah dinyatakan diterima, dia belajar sekaligus bekerja kurang lebih selama enam bulanan. Istilahnya masih CaPeg alias Calon Pegawai. Kalau dibuat persenan dia masih 80% bergabung di keluarga besar BPJS Kesehatan yang dulunya bernama Askes.

Setelah sekian lama menjadi Capeg, akhirnya tiba waktunya dia untuk mengikuti program wajib Latsar bela negara BPJS Kesehatan. Awalnya lumayan gupek adik saya dan keluarga, bingung apa aja yang mau dibawa ditambah bayangan-bayangan lelahnya mengikuti latsar abdi negara. Karena sepengetahuan kami latsar ini mirip-mirip dengan pendidikannya TNI. Kebayang dong gimana beratnya?

Pelajaran lagi buat kita bahwa apapun yang akan terjadi kedepannya ada baiknya untuk tidak terlalu dicemaskan dengan imajinasi yang belum pasti, karena pada akhirnya kita sendiri yang rugi. Daripada mengembangkan rasa takut lebih baik menggali informasi yang banyak perihal apa yang akan kita hadapi, apalagi sekarang sudah semakin mudah dengan adanya internet. Sayangnya waktu itu pengetahuan kami tentang latsar masih minim dan di internet pun masih jarang kita jumpai postingan blog mengenai pengalaman ikut Latsar BPJS Kesehatan.

Singkat cerita persiapan tempur menghadapi Latsar telah selesai. Dengan membawa tiga tas, dirasa cukup ringkas untuk perbekalan selama 40 hari Pelatihan Dasar berlangsung.




Keesokan paginya, usai pamit dengan kami adik saya pun meluncur ke markas Rindam Jaya di Jakarta kalo gak salah. Memang ini markas TNI sih ya, jadi orang-orang yang masuk ke gerbang Rindam Jaya memang orang-orang yang mental dan fisiknya harus kuat. Baru masuk aja udah ada tulisan yang bikin baper kaya gini, “Siapkan Mental dan Fisik Anda”



Berasa kaya mau naik kora-kora di Dufan aja. Tapi bener deh yang harus kita lakukan saat melihat tulisan itu adalah tetap tenang dan tegar. Tunjukkan bahwa kalian adalah pribadi yang kuat, apalagi yang biasa kuat nge-jomblo atau kuat sering ditinggal kekasih #eaa.

Sesampainya di markas pelatihan, jangan berharap bisa leha-leha lurusin kaki. Di markas pelaksanaan Latsar bela negara, adik saya dan teman-temannya diperiksa barang bawaannya. Dan ternyata bawaan adik saya lumayan banyak yang dikeluarkan alias sia-sia. Memang tujuan dari latsar ini adalah mendidik mental calon pegawainya untuk gak manja, jadi semua serba dibatasi untuk dibawa ke tahap latihan selanjutnya.




Jadi apa aja sih yang perlu dibawa saat menghadapi Latsar BPJS Kesehatan ini? Ambil simpelnya aja bawa pakaian dan aksesoris penting secukupnya, buat perempuan jangan lupa bawa pembalut pastinya, bawa obat-obatan, bawa alat salat, bawa perlengkapan mandi dan mencuci, bawa makanan pun secukupnya karena terlalu banyak pun akan disuruh keluarkan dan yang paling penting buat Capeg perempuan mending urungkan niat bawa perlengkapan rias wajah, karena pastinya kalian sudah tidak memikirkan lagi soal penampilan.

Pada Latsar BPJS Kesehatan ini kalian akan merasakan dua fase. Fase pertama kalian akan di latih mental dan fisiknya di markas TNI Rindam Jaya. Fase kedua kalian akan masuk ke dunia bertahan hidup sebenarnya yakni menyelusuri hutan dan mendaki gunung seperti seorang prajurit.
Untuk fase pertama kamu akan dilatih di Rindam Jaya bersama para kapten gagah TNI, bukan cuma yang laki-laki saja lho yang cekatan, para TNI perempuan pun gak kalah hebat. Di fase ini kalian diajar banyak hal, mulai dari hal yang terlihat mudah seperti membawa senjata sampai ke tahap kalian mencoba atraksi SNAPLING, itu loh kegiatan merayap atau mendaki medan dengan ketinggian tertentu.



Lalu gimana kalau ada yang takut ketinggian? Dari yang saya dengar kegiatan ini sepertinya hal yang wajib dilakukan buat para peserta Latsar. Soalnya adik saya yang gak mau dan takut pun tetap melakukan SNAPLING. Berulang kali dia mencoba dan yang ada dia malah ketagihan! Ampuun dah, katanya malah seru. Nah, jadi buat kalian yang baru pertama melakukan SNAPLING jangan khawatir. Kuncinya adalah tenang dan berpikir positif bahwa kalian akan baik-baik saja. Jangan lupa doa di setiap aktifitas.

Apalagi sih kegiatan di markas TNI? Tenang, buat kalian yang berjiwa petualang pasti malah senang dengan adanya kegiatan ini. Kegiatan selanjutnya adalah baris berbaris dan latihan-latihan lainnya ala-ala TNI. Tapi jangan khawatir, usaha kalian buat menyelesaikan misi Latsar ini masih jauh di bawah kerasnya latihan para anggota TNI. Yang terpenting sih jaga kesehatan, atau kalaupun udah dirasa gak enak badan buru-buru minum obat dan banyakin minum vitamin. Kalau ada waktu istirahat usahakan untuk langsung istirahat, karena waktu kalian benar-benar sempit buat sekedar chat sama pacar atau main game online hehe.






Satu info yang tertinggal, jadi selama kalian mengikuti latsar bela negara BPJS Kesehatan, handphone kalian akan disita sementara. Yah, terus gak bisa kabar-kabaran dengan keluarga dong? Tetep bisa, hp kalian akan dikembalikan setiap dua minggu sekali. Nah di situlah kalian diberi sedikit kebebasan waktu buat melepas penat sebentar. Ada yang jalan-jalan ke Mall atau sekedar mampir ke warteg demi menyenangkan lidah dan memuaskan perut.

Setelah masa pelatihan, fase lanjutannya adalah kalian akan dibawa ke gunung untuk menerapkan ilmu-ilmu yang sudah didapat di masa pelatihan. Ngapain aja sih di sana? Sedikit bocoran, kegiatan di alam ini gak selama waktu pelatihan kok, cuma itungan hari. Tapi ingat, jangan terlena dengan sebentarnya. Justru di sinilah kalian akan diuji ketahanan mental dan fisiknya. Yang pasti kegiatan kalian di fase ini mirip-mirip dengan kegiatan para anggota TNI yang sedang bertugas di alam. Pahit-pahitnya kalian akan diberi bekal beberapa bungkus mie dan singkong. Untuk cara memasaknya, kalian sendiri yang cari jalan. Tenang, ini masih belum seberapa sulit ketimbang kalian disuruh makan daging ular. Memang ada? Ada, tapi ini buat yang mau-mau aja sih yang saya tahu.

Kalau sudah terjun ke alam terbuka gini pesan saya cuma dua, jangan sombong dan jangan pula terlalu takut. Hindari melamun, ya you know namanya gunung dan hutan pastinya banyak makhluk tak kasat mata. Kalau ada sesi ditakut-takuti seperti berada di rumah hantu maka fokus adalah kalian harus sadar bahwa atribut atau hantu-hantu yang ada itu adalah bohongan. Minimal kalian bisa mempersiapkan mental untuk gak terlalu takut, tapi juga inget gak boleh sombong. Dijaga setiap tindakan dan ucapan kita. Oh iya, kalian juga harus selalu solid terhadap anggota kelompok masing-masing. Makan satu makan semua, jalan pun usahakan beriringan. Selalu biasakan hitung anggota kalian masing-masing setiap selesai kegiatan. Takutnya berkurang, atau yang ekstrim malah bertambah (hehe gurau).

Nanti akan tiba dimana kalian akan kembali bersyukur karena telah menjalankan latsar ini dengan baik. Ketika predikat lulus latsar ada di genggaman kalian, pasti kalian akan kangen dengan suasana latsar. Lalu apa yang kalian dapat dari kegiatan latsar ini? Intinya kalian dididik untuk memiliki jiwa pemimpin, petualang, pemberani, setia kawan, dan mental-mental baik lainnya yang mungkin gak akan kita dapatkan kalau kita gak ikut Latsar  Bela Negara BPJS Kesehatan ini.




Mungkin cukup sekian share info seru seputar Latsar BPJS Kesehatannya. Kalau ada kurang-kurang kata atau kesalahan presepsi mohon diberitahu. Tulisan ini gak ada maksud menggurui atau maksud menakuti. Hanya ingin men-share sedikit tentang persiapan latsar, karena pengalaman adik saya waktu itu adalah sukup sulit mendapatkan info atau gambaran tentang latsar di internet. Salam sukses dan syukur buat kita semua. Semoga selalu Allah berkahi kesehatan dan keselamatan buat kita semua dalam melakukan apapun. Aamiin.





22 comments:

  1. woww..untuk dalam bidang seperti itu benar2 ada pelatihan fisik ya. teman saya pun demikian, tp untuk bidang yang lain

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, mereka memang dididik terutama dididik mentalnya biar gak manja dan tangguh terhadap tugas-tugasnya nanti

      Delete
  2. Kayaknya seru juga ya. berhubung saya juga suka tantangan kayaknya asik deh jadi pengen ikutan. hehehehe

    salam kenal ya.

    okapinote.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya memang seru mba, tapi sayangnya harus melewati banyak tes buat ikutan Latsar ini hehehe

      salam kenal juga, semoga bisa saling berkunjung terus ya

      Delete
  3. Kegiatan ini asyik sekali bagi yang suka berpetualang ya mbak. Saya sebenarnya juga suka berpetualang tapi jangan yang berat-berat karena udah stw hehe..

    Kalau merayap2 gitu nggak berani takutnya ketemu cacingg hiiiyyy..

    Semoga adiknya sukses dan segera jadi pegawai 100% ya mbak Septia. Salam kenal juga.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, aku aja yang dengerin ceritanya kayaknya seru banget.

      Adek saya jg penakut bgt sama cacing, tp alhamdulillah dia gak nangis hehe..

      Aamiin ya Robb, paling tinggal tunggu SK aja dia hehe

      Delete
    2. Iya Mba, aku yg dengerin dia aja yg tadinya ngantuk jd seger.. Asyik sekaligus banyak info2 penting.

      Btw, adik saya jg sm mba.. Takut cacing, tp Alhamdulillah ikut begituan lupa kali sm cacing hehe..

      Aamiin ya Robb, mungkin dia tinggal tunggu SK. Terima kasih doanya Mba ��

      Delete
  4. Merayap/mendaki medan ketinggian tertentu Rapling kali mksdnya mba? 😁

    Kegiatan kayak gini emang banyak diadopsi oleh BUMN utk pegawai baru mereka. Mirip2 juga sih sama ospek perguruan tinggi kedinasan yg semi militer cuman lebih berat aja 😁

    Nice share mba 👍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ooh Rapling ya? makasih koreksinya Mas..

      Iya umumnya mereka menerapkan kegiatan bgt, kalo yg biasa jalan ndaki gunung mah kayaknya woles2 aja ya Mas? Kan udh biasa ��

      Delete
    2. iya mab Rapling/Rappeling, buat melatih mental bagus bgt tuh.. biasanya mereka yang terlalu takut sama terlalu pede gagal di rapling.

      dulu sih biasa mba, sekarang kondisi fisik udah beda hahahha

      Delete
  5. seru dan sarat info ini Mba... kalau saya dulu di organisasi ada perkaderan walau nggak seberat inilah, tapi seruu jadi punya banyak kisah yang bisa diceritakan. Berkesan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, memang seru banget. Kita bisa ambil banyak hikmah dari kegiatan seperti ini 😊

      Delete
  6. Weh... Mantap jaya infonya mbak. Saya baru tahu kalau ada latsarnya. Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hhhehe saya pun baru tahu setelah dengar dr adik saya, pengalaman baru..

      Delete
  7. Seru banget yaa kegiatannya mbak.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru Mba buat yang hobi petualang haha..

      Delete
  8. seru ya mba, aku mau banget yang ginian

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi iya Mba, kegiatannya seru banget. Aku juga mau kalo boleh ikutan mah hehe

      Delete
  9. Seru skaligus keren kegiatannya ya mbak
    Tapi sayang banget, mau ikutan kayak gitu, cuman keknya tubuh ada yg ga support utk bisa ikutan
    hihihihii
    setidaknya postingan ini menambah tulisan ttg latsar di mesin pencari ya mbak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget Mba, seru dan keren. Tapi ya itu, butuh suport fisik yg baik jg buat menimakmatinya.
      hahaha iya Mba, lumayanlah ya

      Delete
  10. Latsar kayak ini ala tentara wah mantap deh biar makin kenceng oto2 badan haha. Fisik dan mental jadi makin oke kalau ikutan ini. Merayap2 dll wiiiihh ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, ngelatih toot banget.. yg perempuan asal jgn ikutan berotot pula hihi...

      Pulang latsar pada minta ke tukang urut ini haha..

      Delete

Silahkan tinggalkan jejak, Teman. Gunakan bahasa yang baik agar silahturahmi dan diskusi kita menyenangkan. Saya pun akan berkunjung balik ke Blog kalian. Tolong untuk tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar. Terima Kasih :-)