Navigasi

Friday, March 30, 2018

Cara Tepat dan Benar Atasi Diare dengan Entrostop


Entrostop obat diare keluarga

Kali ini aku sengaja membahas mengenai pentingnya atasi diaredengan tepat dan benar, kenapa? Karena sebagian dari tulisan ini adalah curahan hati si penulisnya ketika mengalami diare di momen-momen menggelisahkan. Seperti yang kita tahu, gaya hidup yang serba praktis sampai dengan menyepelekan penyakit-penyakit ringan sering kali kita lakukan. Padahal saat sakit yang kita anggap sepele berubah menjadi serius atau minimal gak sembuh-sembuh, diri pun mulai gelisah. Salah satu penyakit yang sering kuabaikan adalah diare. Perut sudah mules, feses yang keluarpun sudah benar-benar cair dan bahkan capek bulak balik ke kamar mandi. Mending kalau dapat point buat ditukar dolar, bahas apa sih? gak penting! Haha.

Tapi anehnya aku masih asik saja melahap makanan instan, makanan pedas, kopi susu dan makanan lain yang sekiranya dapat menambah parah diare. Pernah suatu hari, tepatnya saat lebaran perutku rasanya gak bisa diajak kompromi. Diare malah menghampiri diujung-ujung hari kemenangan. Aku sadar, semua itu karena ulahku. Selalu buka puasa didahului dengan makanan pedas atau pas sahur sukanya ngemilin mangga semi matang karena waktu itu pohon mangga sedang lebat-lebatnya berbuah.

Makanan yang dapat memicu diare
Hindari makanan yang menyebabkan diare saat berbuka puasa/ perut dalam keadaan kosong.

Sebenarnya sehari sebelum lebaran sudah mulai tanda-tanda diare, tapi aku cuek dan hanya banyak minum air putih tanpa minum obat. Alhasil aku pulang duluan sebelum sesi salaman seluruh jamaah wanita saat salat Idul Fitri. Mau bagaimana lagi? Badanku lemas, perut mules dan keringat dingin. Sayur ketupat lebaran yang selama puasa dinanti-nanti pun tinggal kenangan, gak selera makan. Belum lagi pas silahturahmi keliling rumah saudara, duh merana banget karena harus bulak balik ke kamar mandi. Sejak saat itu, aku kapok deh untuk menyepelekan diare.


Biar lebih dalam memahami tetang diare, kita perlu mengurai terlebih dahulu nih apa sih diare itu sendiri dan bagaimana cara atasi diare dengan tepat dan benar? Jadi diare adalah keadaan dimana tubuh menjadi pesakit yakni dengan ditandai oleh frekuensi buang air besar dalam sehari bisa mencapai lebih dari tiga kali, tinja atau feses menjadi encer dengan atau tanpa darah, perut terasa kembung, kemudian tubuh kekurangan cairan sehingga menjadi lemas, bahkan bisa juga mual muntah.

Gejala diare
Gejala diare

Menurut data Departemen Kesehatan RI pada tahun 2007 diare berada di urutan ketigabelas penyebab kematian semua umur, sedangkan bila diriset dari kelompok penyakit menular maka diare stay cool di urutan ketiga setelah Pneumonia dan TBC. Coba, kalem-kalem nyeremin kan diare ini? Kalau kita lengah dikit bisa-bisa nyawa taruhannya. Hiii, ngeri Teman! 

Diare pun dapat dibedakan menjadi beberapa macam, di antaranya yaitu:

- Diare akut: umumnya diare ini hanya bertahan kurang dari 7 hari. Biasanya disebabkan karena infeksi bakteri Enterotoxigenic Escherichia Coli.

- Disentris: diare yang disertai dengan darah dan lendir dalam feses. Terinfeksi kuman Shigella yang menyebabkan disentri baksiler dan ada juga yang terinfeksi parasit Entamoeba histolityca yang menyebabkan disentri amuba. Sering mengakibatkan kematian.

- Diare persisten: diare yang umumnya berlangsung lebih dari 14 hari, biasanya disertai dehidrasi yang cukup tinggi dan penurunan berat tubuh. Disebabkan oleh pathogen mikro-organisme yang menyebabkan peradangan pada organ pencernaan.

Oh ya, jadi ingat kalau adik sepupuku yang saat itu masih terbilang balita terkena diare yang cukup parah. Awalnya kami menganggap kalau itu hanya diare biasa, jadi penanganannya pun cukup minum larutan garam dan gula, minum yang banyak serta asupan makanan bergizi. Tapi anehnya diare itu tak kunjung sembuh bahkan sudah lebih dari empat hari. Yang bikin kedua orang tuanya panik adalah tinjanya disertai lendir dan darah. Duh, gak kebayang gimana menderitanya seorang balita terkena diare separah itu.

Tanpa banyak berpikir lagi akhirnya Muti (nama sepupuku) dibawa ke dokter. Lalu apa yang terjadi? Ternyata Muti menderita diare yang harus ditangani dengan serius, telat dibawa ke dokter akan menyebabkan konsekuensi yang mengerikan. Aku lupa si adik ini mengidap diare jenis apa, antara disentris atau infeksi usus deh pokoknya. Usut punya usut dokter memprediksi kalau si adik  main di luar rumah, lalu tanpa disadari si adik memasukan jari-jarinya yang kotor ke dalam mulut dan belum mencuci tangan. Pantaslah diarenya tak kunjung sembuh, ternyata bakteri yang masuk dan berkembang di usus Muti ini bakteri diare berbahaya.

Diare akut dan disentri harus segera menghubungi dokter
Tanda-tanda diare serius yang butuh penanganan dokter


Bingung juga kalau sudah seperti ini, mau saling menyalahkan pun gak akan menyelesaikan masalah. Namanya anak-anak, diajak main sama kakak-kakaknya yang kadang tanpa sengaja lepas dari pantauan orang tua. Akibatnya fatal meski hanya sekejab. Kejadian ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami.

Oke ceritanya si adik dirawat di RS sampai lebih dari seminggu, ortunya sudah khawatir dan pikirannya mulai gak karuan. Ditambah Pak Dokter memberi menjelaskan hasil evaluasi pemeriksaan yang semakin membuat Ibunya menangis. Kata Dokter, kalau sepupuku gak ada perubahan kondisinya selama sekian hari kedepan, dikhawatirkan Muti mengalami keterlambatan dalam berpikir.

Badan Muti makin kurus dan lemas, makanan yang baru masuk pasti dimuntahin. Duh, akupun nangis melihatnya. Sampai akhirnya Allah SWT mengabulkan doa-doa kami, keadaannya membaik dan Muti diperbolehkan pulang. Alhamdulillah, semakin hari semakin baik kondisi kesehatannya, feses atau tinjanya pun kembali normal. Pasti akan jadi cerita melegenda nih buat Muti saat besar nanti.

Pesan pentingnya adalah jangan lengah terhadap penyakit, terlebih pada kasus diare anak. Mereka harus dibiasakan hidup dengan pola yang sehat dan kita sebagai orang dewasa harus lebih tanggap lagi dengan kesehatan anak-anak. Terutama kebiasaan mencuci tangan setelah melakukan kegiatan maupun ketika mau makan.

Karena diare ini tak mengenal usia dan telah menjangkit banyak keluarga terutama di Indonesia, ada baiknya berikut aku uraikan bagaiman cara atasi diare dengan tepat dan benar;

1.    Pertolongan awal pada penderita diare tahap ringan adalah bisa dengan cara memberikan minum yang cukup banyak, karena pada dasarnya mereka yang terkena diare ini pasti mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan.

2.    Minum larutan gula garam.

3.    Minum obat anti diare yang tepat. Untuk obat diare, keluargaku selalu siap sedia Entrostop di rumah. Entrostop bahkan sudah setia menemani sejak ibuku kecil. Kenapa sih pilih Entrostop? Karena Entrostop mengandung activated colloidal attapulgite sebanyak 650 mg dan pectin sebanyak 50 mg yang sangat baik dalam menyerap racun dan mengeluarkannya sehingga diare berangsur-angsur membaik.

Dosis penggunaan Entrostop tablet baik untuk dewasa maupun anak-anak;
 
Dosis entrostop tablet
Anjuran pakai entrostop tablet untuk anak dan dewasa
Kabar baiknya saat ini entrostop sudah tersedia pula untuk anak-anak dalam bentuk cair. Ya kita tahu gimana susahnya anak-anak kalau disuruh minum obat dalam bentuk tablet. Keistimewaan lainnya adalah bisa dikonsumsi oleh orang dewasa dengan dosis yang berbeda. Meski dapat dikonsumsi oleh orang dewasa, entrostop anak sangat tidak dianjurkan untuk diberikan pada anak dibawah usia dua tahun.

Dosis penggunaan Entrostop cair anak baik untuk dewasa maupun anak-anak;

Dosis entrostop cair untuk anak dan dewasa
Anjuran pakai entrostop cair untuk anak dan dewasa

4.    Selalu membiasakan pola hidup sehat terutama dalam hal makan minum dan lingkungan, memotong kuku, cuci tangan setiap selesai melakukan kegitan dan lain-lain.

5.    Untuk sementara waktu hindari makan-makanan pedas, terlalu asam, kopi, dan makanan serta minuman lainnya yang dapat memperparah diare.

6.    Tingkatkan asupan gizi. Biasanya, saat kita terkena diare maka secara otomatis kita menjadi gak berselera untuk makan. Padahal dampakmnya sangat buruk terhadap tubuh kita, apalagi bila susah makan ini dialami oleh anak-anak. Bisa membutuhkan waktu yang lama untuk bisa sembuh.

7.    Jika keenam langkah di atas masih belum bisa meredakan diare, ada baiknya untuk berobat ke dokter.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, jadi ada baiknya kita lebih aware terhadap penyebab diare itu sendiri. Kalau kita peduli berarti kita telah memulai lebih awal untuk hidup sehat. Aku berharap, pengalaman diare yang terjadi di keluargaku dapat memberikan manfaat. Minimal itu bisa jadi pelajaran berharga untuk diriku sendiri. Pokoknya gak enak banget deh kena diare pas hari-hari penting seperti lebaran. Bayangin, opor ayam dan ketupat sayur cuma bisa melintas manja di otakku, belum lagi rasa malu yang harus ditahan karena terlalu sering bulak balik kamar mandi di rumah orang. Kacau ya? Makanya keluargaku selalu sedia entrostop yang merupakan obat diare turun temurun yang terjamin kualitasnya.

Entrostop mengatasi diare tepat dan benar
Selalu sedia entrostop di rumah

Kalau kalian sendiri pernah gak mengalami diare di waktu-waktu penting? Atau adakah pengalaman diare dari orang-orang terdekat? Jika punya cerita mengenai diare, yuk sharing di kolom kometar. Siapa tahu semakin banyak yang berbagi pengalaman, semakin banyak yang baca maka semakin banyak pula yang terbantu dalam hal atasi diare dengan tepat danbenar.



Referensi:
-  IG: bloggerperempuan


18 comments:

  1. lah aku kalo diare minu entrostop juga kak... kalo ga ya diapet. udh cocok dua merek itu

    aku baru tahu ada entrostop anak.... kupikir yang biasanya juga bs buat anak anak, tapi dibelah ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, obat legendaris kayanya memang Entrostop ini. Bener Kang, ada entrostop anak. Tp minum yg tablet pun boleh cuma ada takarannya.

      Delete
  2. Makan kecut kecut kayak mangga sama kedondong beresiko diare, apalagi kalo perut masih kosong

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju Kang, kalo udh diare kan jd was2 pas ada kegiatan penting

      Delete
  3. Duh jadi inget gimana lemesny ya Allah. Huhu

    ReplyDelete
  4. ga enak banget kalo lagi ngerasain diare.. kadang sampe kerasa panas karena sering bolak balik ke kamar mandi, dan kalo dirumah ada dua cara yang selalu aku lakukan, yang pertama obat tradisional yaitu dengan jus jambu biji atau pucuk daun jambu biji, nah kalo obat kimianya beli entrostop di apotek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, selain entrostop ya obat alaminya bikin ramuan daun jambu klutum. InsyaAllah dah sembuh

      Delete
  5. apakah entrostop itu baik untuk anak-anak? karena jika diare pada anak-anak bisa saja terjadi karena kuman atau bakteri yang juga harus dibersihkan, dan justru harus dikeluarkan. apakah cara kerja entrostop bisa begitu atau justru supaya menghentikan diare? jika hanya menghentikan dan jika penyebab nya bakteri atau kuman bisa justru akan berbahaya untuk anak-anak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut keterangan sih aman Kang, kan untuk anak ada takarannya. Kalau diare gak sembuh juga ya harus tetap dibawa ke dokter. Namun pengobatan pertama bisa disiasati dengan entrostop.

      Delete
  6. Diare itu penyakit rakyat, intinya jaga imun tubuh, hidup sehat dan segera atasi saat diare. Banyak caranya, intinya keluarkan penyebabnya, tingkatkan imun tubuh, konsumsi obat yang aman, dianjurkan dr bahan alami

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar Umi, hidup sehat sih kuncinya biar terhindar dari diare. Setuju dan pastinya jika diare tak kunjung reda tetap harus ke dokter.

      Delete
  7. Penyakit yang bikin was was nih...kalau saya suka dikasih makan pisang mba kalau anak saya diare jarang minum obat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kaya Tanteku nih kalo anaknya diare makan pisang, tapi beliau juga tetep kasib obat seperti entrostop.

      Delete
  8. Sepakat.. Gua sering bgt mules klw makan pedes. Dan emang ini obat manjur bet..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selalu sedia ya di rumah, ini obat dari gue jaman orok selalu sedia

      Delete
  9. Diare saat menyerang membuat tubuh lemas, dehidrasi dan tak semangat. Cegah diare dengan perilaku hidup sehat seperyi mencuci tangan sebelum makan, ini setuju sekali.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benr tuh Mba, diare meski terlihat sepele tapi sangat mengganggu aktifitas ya Mba.

      Delete

Silahkan tinggalkan jejak, Teman. Gunakan bahasa yang baik agar silahturahmi dan diskusi kita menyenangkan. Saya pun akan berkunjung balik ke Blog kalian. Tolong untuk tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar. Terima Kasih :-)

Untuk kerja sama berupa content placement, review produk dan lain-lain bisa email ke septiakhoirunnisa24@gmail.com