Navigasi

Sunday, October 20, 2019

Keandalan Transportasi Zaman Now Dukung Ekonomi dan Pariwisata Bangsa



Indonesia adalah negara kaya dengan segenap potensi yang bisa kita berdayakan bersama. Sumber daya alam dan manusia negara ini cukup mumpuni untuk ikut bersaing dengan negara-negara maju lainnya. Misalnya dari segi ekonomi dan pariwisata saja Indonesia sebenarnya bisa mencukupi seluruh kebutuhan masyarakatnya, asalkan semua potensi yang ada tersebut kita pertahankan dan kembangkan bersama.

Untuk menggenapi suksesnya kemajuan ekonomi dan pariwisata Indonesia, untungnya pemerintah melalui Kementerian Perhubungan RI berusaha untuk terus memperbaiki sarana transportasi yang ada di negara ini. Jujur saja, kuyakin kita semua pasti sudah merasakan kemajuan jasa transportasi Indonesia baik itu transportasi darat, laut maupun udara.

Aku sendiri Alhamdulillah merasa puas dengan segala fasilitas transportasi tanah air. Karena sejak aku suka menulis, beberapa kali aku mengikuti kegiatan blogger keluar kota bahkan mengudara melewati beberapa pulau. Kurasa kinerja transportasi Indonesia semakin baik selama lima tahun terakhir ini.

Oke-oke dari pada banyak basa basi, mending kurangkum  deh pengalamanku yang merasa puas dengan pesatnya kemajuan transportasi negeri ini. Dimulai dari segi ekonomi, secara aku suka memperhatikan lalu merekam semua jejak perjalanan meskipun perjalanan sederhana menuju pasar.


Tanah Abang adalah salah satu kawasan favoritku untuk mencari baju atau peralatan lain dengan harga terjangkau dan pastinya beragam. Meski aku kini menetap di Lampung, namun saat liburan biasanya kuhabiskan waktu di Tangerang bersama keluarga. Dulu mungkin sekitar umurku tiga sampai empat tahunan, aku sering mengantar Nenekku belanja baju ke Pasar Tanah Abang. Nantinya baju-baju tersebut beliau jual kembali di Tangerang.


Seingatku dulu kami hanya naik transportasi bus lalu naik angkot ke Tanah Abangnya. Aku lupa apakah stasiun kereta api yang berada di Pasar Anyar sudah beroprasi atau belum. Yang jelas butuh effort yang lebih untuk bisa sampai ke Tanah Abang. Lelah, panas dan harus keluar uang lebih untuk biaya makan dan minum karena perjalanan dirasa cukup lama. Hehe, pokoknya nostalgia banget deh kalo ingat masa lalu.

Alhamdulillah seiring umurku bertambah, hobi cari barang grosiran ke Tanah Abang masih tetap sama sampai sekarang. Lebaran kemarin aku dan sepupuku belanja baju lebaran ke sana. Bangun pagi, makan dan leha-leha sampai akhirnya waktu menunjukkan pukul sepuluh pagi. Tenang, kali ini gak gupek mikirin transportasi, karena kami memutuskan untuk menggunakan KRL Commuter Line dari Pasar Anyar ke Tanah Abang yang pastinya setiap berapa menit sekali keretanya tersedia.

Beberapa catatan kemajuan dari transportasi kereta ini bisa kita lihat dari sistemnya. Mulai dari beralihnya tiket kertas ke kartu. Kemudian pintu masuk peron yang menggunakan sistem tap atau tempelkan kartu yang membuat para penumpang gelap yang biasanya gak beli tiket menjadi agak mikir jika ingin berlaku curang.


Kondisi dan fasilitas stasiun yang diperbaiki serta gerbong kereta yang bersih dari sampah, rokok dan juga tertib dari pedagang makanan. Bahkan tersedia lift dan eskalator loh teman-teman buat kalian yang mungkin gak kuat naik tangga manual atau biasa.


Kemajuan transportasi kereta pun bisa kita lihat dari sistem keamannya, karena baik di gerbong kereta maupun di stasiun sudah siaga para petugas security stasiun yang bertugas mengawasi lancar dan amannya perjalanan.


Fasilitas KRL Commuter line yang nyaman, membuat masyarakat memilih moda transportasi ini. Stasiun di Jabodetabek  penuh setiap harinya dan Alhamdulillah tersedia juga gerbong khusus wanita dan peraturan kursi prioritas. Semoga kesadaran masyarakat ndonesia akan pentingnya kursi prioritas semakin baik.


Selain itu pemerintah juga memperhatikan keselamatan bagi para penyandang tuna netra, kalau kalian perhatikan dengan teliti di setiap stasiun ada garis berwarna kuning yang bergerigi alias timbul gitu. Itu gunanya agar saudara kita yang spesial ini tahu batasan berjalan agar tidak membahayakan dirinya saat berdiri atau berjalan di peron stasiun.

Garis tuna netra
Oh ya selain menggunakan KRL, kalian juga bisa loh menggunakan Transjakarta atau busway. Kulihat waktu itu ada busway yang sedang menunggu penumpang di depan stasiun Tanah Abang. Dan menurutku busway ini sama nyamannya karena mobilnya terlihat masih bagus.


Pasar Tanah Abang selain tempat transite beberapa rute KRL, tempat ini menjadi fasilitator perkembangan ekonomi masyarakat Indonesia tentunya. Karena di Pasar ini tidak hanya para pemilik mall besar saja yang bisa maraup rupiah, namun pedagang kecil pun punya kesempatan yang sama untuk membiayai kehidupannya.

Oke, itu tadi kemajuan transportasi dari segi fasilitator perkembangan ekonomi. Nah sekarang kubahas kemajuan transportasi guna mendukung pariwisata yang ada di tanah air. Suka bete gak sih kalo kita mau wisata ke suatu tempat tapi gak ada akses transportasinya? Aku pernah dan itu rasanya gimana gitu. Karena biasanya tempat wisata yang masih belum kejangkau transportasi itu tempatnya indah.


Untungnya sekarang sedikit demi sedikit Kementerian Perhubungan terus menata akses moda transportasi yang ada menjadi lebih baik lagi, contohnya ketika aku dan teman-teman blogger berlibur ke Pahawang maupun ke Derawan.

Yups untuk bisa sampai ke Pahawang dari Jakarta, kami harus mengakses jalur laut dengan menyebrangi Selat Sunda menggunakan kapal Feri. Takjub meskipun aku sering menyebrang Selat Sunda, tapi makin kesini pelayana fasilitasnya semakin terdepan. Contohnya saja saat ini sudah dibuat khusus dermaga eksekutif baik itu di Pelabuhan Merak maupun di Bakauheni.


Dermaga baru ini lebih mirip mall mewah, aku aja betah lama-lama di dalamnya. Kenapa seperti mall? Karena bersih sampai ubinnya mengkilat, banyak penjual makanan, ATM Center, musola, toilet, lift, eskalator, minimarket dan lain sebagainya.


Terus sekarang pun untuk membeli tiketnya kalian harus menggunakan uang elektronik, kalo belum punya, tenang karena kita bisa beli langsung di loket tiketnya. Keren deh pokoknya, antrian tempat beli tiket tertata rapih kemudian tempat tunggunya nyaman, gak akan merasa bosen meski agak lama kita menunggu kapal.


Pas masuk ke kapalnya lewat garbarata yang kaya kita mau masuk ke dalam pesawat. Oh iya di sana juga ada petugas yang siap siaga membantu penumpang apabila kita ada kesulitan.


Belum cukup sampai di situ nyamannya transportasi laut ini, ketika kita sudah berada di dalam kapal, ruangannya pun rapih, bersih dan nyaman. Mulai dari ruang lesahan, musola, sampai tempat bermain anak.


Yah aku sih merasa sangat puas saat liburan ke Pahawang waktu itu, karena selain tempat wisatanya yang sudah terkenal indah, selama perjalanan pun kita dimanjakan dengan fasilitas transportasi yang sangat memadai.


Pengalaman merasakan majunya moda transportasi pun masih berlanjut, tepatnya saat aku main ke Derawan dengan teman-teman Blogger lagi. Kalau kali ini aku mau mengulas transportasi udaranya. Berangkat dari Bandar Lampung ke Berau bukan sebuah perjalanan yang singkat, karena kita harus menempuh waktu berjam-jam untuk tiba di Derawan, Kalimantan Timur.


Di setiap waktu transit atau menunggu pesawat, aku senang jalan-jalan di sekitaran bandara. Kagum dengan fasilitas yang ada, tapi mungkin juga karena saat itu adalah pertama kalinya naik pesawat hehe. Bandar udara Indonesia makin ke sini makin berkembang. Gak kalah sama bandara-bandara luar negeri.

Bandaranya bersih dan nyaman, tempat transit yang rapih, ada tempat foto kekiniannya, pelayanan yang ramah dan fasilitas-fasilitas keren lainnya. Jadi meski perjalanan jauh dan melelahkan, tapi hati selalu senang.

Kedepannya Kementerian Perhubungan pasti akan lebih baik lagi mencari solusi dalam urusan keselamatan selama penerbangan baik penerbangan domestik maupun internasional. Jadi model aku yang dulunya takut naik pesawat, pas udah ada di dalam pesawatnya malah santai saja karena pelayanannya baik, instruksinya jelas, keadaan pesawat juga oke, sama satu lagi yang paling penting adalah doa.

Akhirnya sampailah di Maldivenya Indonesia, Derawan Island. Bersyukur banget karena tempat ini bagai surganya dunia saking indahnya. Dan yang pasti kerennya adalah meski Derawan ini pulau terpencil, tapi akses transportasinya lancar. Bahkan sampai ada pesawat kecil yang khusus mengantar penumpang ke pulau terpencil.



Ah, pokoknya kudoakan kalian juga bisa main sampai Pulau Derawan ya. Mulai dari main ke Gusung Sanggalau, Maratua Island, Kakaban, Goa halo tabung dan tempat-tempat indah lainnya yang ada di sekitar Derawan.

Akhirnya sampai juga diujung cerita pengalaman merasakan kemajuan transportasi di Indonesia. Intinya moda transportasi di Indonesia saat ini  sudah semakin baik, yang artinya sudah siap menjadi acuan kemajuan negara Indonesia dari segi apapun termasuk perekonomian dan pariwisata. Dengan semakin baiknya transportasi di negara ini, maka berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat bumi pertiwi ini.

More information kalian bisa kunjungi sosmed Kementerian Perhubungan RI di website, instagram, twitter dan facebook. Semoga kalian bisa mendapatkan banyak manfaat ya dari artikel ini serta bisa lebih dalam mengenal peran serta Kementerian Perhubungan dalam membangun negeri ini. Dan kita sebagai warga negara yang baik, yuk sama-sama menjaga fasilitas transportasi yang sudah disediakan pemerintah.

15 comments:

  1. Indonesia telah memiliki kemajuan yang pesat dalam bidang transportasi ya mbak.
    Semoga ke depannya semua menjadi lebih maju dan lebih baik.

    ReplyDelete
  2. Majunya moda transportasi bisa menghemat waktu perjalanan. Duh, pantainya bening gitu, rasanya pengen ikut nyebur.

    ReplyDelete
  3. wah betul nih, transportasi di Indonesia memang semakin maju ya, inget banget dulu sering naik kereta ekonomi yang berdiri takut, duduk juga takut, tapi sekarang khususnya di jakarta public transportation sudah sangat nyaman dan aman.

    ReplyDelete
  4. Setuju banget, Mbak. Transportasi Di Indonesia sudah berkembang jauh. Walau masih banyak yang bisa diperbaiki, tapi tetap OK.

    ReplyDelete
  5. Asyiknya kemana-mana naik kereta, di jogja tempat tinggalku belum ada kereta antarkota, semoga makin bagus moda transportasinya...

    ReplyDelete
  6. AKu juga demen naik kereta api, mbak. Bebas dari kemacetan ya dan kini pelayanannya makin baik. Transportasi di negara kita semakin maju alhamdulillaah. Tinggal masyarakat aja nih yang ga melulu menggunakan kendaraan pribadi setiap hari.

    ReplyDelete
  7. Sekarang kemana-mana semakin mudah Karena kemajuan transportasi Kita ya. Tantangannya adalah meningkatkan lagi untuk kemajuan masyarakat secara merata

    ReplyDelete
  8. Senang ya melihat dan merasakan sendiri perkembangan transportasi Indonesia yang semakin maju. Rasanya punya kebanggaan sendiri gitu ya dalam hati.

    ReplyDelete
  9. Semakin baik? Ya. Puas? Belum.
    Semoga di periode kedua ini, Pakde Jokowi beserta menteri barunya bisa semakin giat memperbaiki infrastruktur yang ada :)

    ReplyDelete
  10. Aku belum pernah naik kapal lagi dalam waktu dekat. Namun dari transportasi darat dan udaranya, aku puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi ini.
    Indonesia akhirnya punya MRT dan LRT. Kereta bandara hadir di beberapa kota. Bandara-bandara direnovasi, beberapa di antaranya menorehkan prestasi internasional. KRL Commuter Line dan busway TransJakarta pun dibenahi. Sekarang tugas kita untuk menjaganya.

    ReplyDelete
  11. Dari sekian moda transportasi, aku belum pernah naik kapal laut ke mana gitu. Paling sering sih naik KA. Makin hari pelayanannya makin rapi dan cepat. Semoga makin maju lagi Kementrian Perhubungan Indonesia

    ReplyDelete
  12. aku lagi demen naik kereta mbak, pengen main2 ke kota2 yang ada rute kereta api dari kotaku...
    antara lain ke Cilacap dan kota2 yang belum jadi tujuan wisata

    ReplyDelete
  13. Bersyukur ya di era Pak Budi Karya menjabat Kemenhub, banyak banget pembangunan transportasi dan fasilitasnya sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para penumpang.

    ReplyDelete
  14. transportasi indonesia semakin baik dan buat nyaman. semoga bisa diseluruh indonesia

    ReplyDelete
  15. tanah abang itu bikin kalap belanja, rasanya pengen ku borong semua. tapi aku baru kesana 1 kali udah lama banget. sekarang transportasi kesana makin nyaman ya.

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan jejak, Teman. Gunakan bahasa yang baik agar silahturahmi dan diskusi kita menyenangkan. Saya pun akan berkunjung balik ke Blog kalian. Tolong untuk tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar. Terima Kasih :-)

Untuk kerja sama berupa content placement, review produk dan lain-lain bisa email ke septiakhoirunnisa24@gmail.com